Sistem Kaca Tahan Api
Keamanan:
Setelah kaca tahan api non-insulasi pecah, pecahannya akan menunjukkan sudut tumpul, dan pecahannya lebih kecil daripada kaca tempered, jadi meskipun rusak, tidak akan membahayakan tubuh manusia.
Area aplikasi
Bidang desain interior: Kaca tahan api non-insulasi juga banyak digunakan dalam desain interior. Dapat digunakan untuk membuat berbagai partisi, pintu dan jendela yang indah dan aman. Kaca jenis ini tidak hanya memiliki ketahanan api yang baik, tetapi juga dapat diolah sesuai kebutuhan untuk memenuhi kebutuhan desain yang berbeda.
Dinding tirai eksterior dan jendela luar ruangan: Kaca tahan api non-insulasi juga dapat diolah menjadi kaca tahan api pengaman laminasi, kaca isolasi tahan api, kaca tahan api berlapis, kaca tahan api dinding tirai, dll., yang cocok untuk dinding tirai eksterior, jendela luar ruangan dan struktur eksterior bangunan lainnya. Aplikasi ini memungkinkan kaca tahan api non-insulasi mempertahankan kinerja dan penampilan yang baik di berbagai lingkungan alam.
Fitur
Ketahanan api yang unggul: Kaca tahan api tanpa isolasi dapat menahan suhu tinggi dan serangan api dalam jangka waktu tertentu dan mempertahankan integritasnya, sehingga secara efektif mencegah penyebaran api. Misalnya, selembar kaca tahan api dapat menahan dampak api hingga 700°C selama lebih dari 90 menit tanpa pecah, memberikan waktu berharga bagi orang-orang untuk menyelamatkan diri dan memberikan bantuan bencana.

